<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: kembalinya yang tertindas</title>
	<atom:link href="http://swanvri.wordpress.com/2007/01/23/kembalinya-yang-tertindas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://swanvri.wordpress.com/2007/01/23/kembalinya-yang-tertindas/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2009 08:04:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Iqbal @l_Imam</title>
		<link>http://swanvri.wordpress.com/2007/01/23/kembalinya-yang-tertindas/#comment-20</link>
		<dc:creator>Iqbal @l_Imam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2007 07:18:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://swanvri.wordpress.com/2007/01/23/kembalinya-yang-tertindas/#comment-20</guid>
		<description>Konon, menurut Anna L. Tsing, orang-orang di Meratus memunculkan seribu mitos untuk trauma-trauma masa lalu ini. Mitos-mitos itu lalu diturunkan dari generasi-ke generasi di kalangan mereka.  &quot;Trauma adalah untuk dikenang&quot;, demikian ujar mereka.
Bayangkan masyarakat yang dianggap &quot;primitive&quot; itu. Mereka menghantarkan dadanya pada trauma. Sementara orang-orang modern, berpacu menghapusnya; sembari menyadari bahwa tidak ada keberhasilan yang menjanjikan untuk upaya itu.
Orang-orang Modern yang penakut. 

Rembulan itu.. sekali timbul, sekali tenggelam. Awan hitam juga demikian.
Mengapa harus menjadikan hari selalu siang?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Konon, menurut Anna L. Tsing, orang-orang di Meratus memunculkan seribu mitos untuk trauma-trauma masa lalu ini. Mitos-mitos itu lalu diturunkan dari generasi-ke generasi di kalangan mereka.  &#8220;Trauma adalah untuk dikenang&#8221;, demikian ujar mereka.<br />
Bayangkan masyarakat yang dianggap &#8220;primitive&#8221; itu. Mereka menghantarkan dadanya pada trauma. Sementara orang-orang modern, berpacu menghapusnya; sembari menyadari bahwa tidak ada keberhasilan yang menjanjikan untuk upaya itu.<br />
Orang-orang Modern yang penakut. </p>
<p>Rembulan itu.. sekali timbul, sekali tenggelam. Awan hitam juga demikian.<br />
Mengapa harus menjadikan hari selalu siang?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
